Cara Memberikan Kesan Pertama Yang Baik Saat Interview Kerja

Kesan pertama itu penting dalam setiap momen, terutama saat interview pekerjaan. Ini adalah peluang yang membutuhkan persiapan agar tidak sia-sia begitu saja. Jangan sampai kesempatan di depan mata hilang hanya karena kesan pertama yang buruk. Dengan begitu, setiap orang perlu tahu bagaimana cara memberikan kesan pertama yang baik, khususnya di depan HRD.

Wajar kalau merasa nervous saat dipanggil interview. Beberapa orang jadi berkeringat karena saking gugupnya. Tak jarang ini mengacaukan konsentrasi dan penampilan. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan supaya berhasil memberikan kesan pertama yang baik:

1. Atur Napas Dan Tersenyum

Kunci dari keberhasilan dari kesan pertama yang mengagumkan adalah sikap tenang. Kalau masih merasa gugup, coba lah untuk mengatur napas agar tetap tenang. Ini terbukti efektif karena denyut jantung pun jadi teratur. Kalau jantung tidak berdegup kencang, maka otak pun akan rileks. Hasilnya adalah tubuh akan tenang dan rileks.

Jangan lupa tersenyum. Ini sebenarnya cara paling mudah. Selain itu, membantu melenturkan otot-otot wajah agar tidak terlihat tegang. Ekspresi yang bersahabat akan meninggalkan kesan baik di mata HRD.

2. Jabat Tangan Yang Meyakinkan

Sebelum dilakukan interview biasanya HRD mengajak berjabatan tangan. Sambut tangan mereka dan jabat dengan ramah. Jangan ragu untuk memberikan genggaman yang meyakinkan. Kalau jabatan tangan terasa lemah atau kendur, maka kesannya tidak percaya diri. Sambil berjabat tangan, sebutkan nama. Akan lebih baik lagi kalau diiringi dengan ucapan “Selamat pagi, pak!” atau menanyakan kabar si pewawancara.

3. Eye Contact

Cara memberikan kesan pertama yang baik bisa juga dengan menjaga kontak mata. Jika menatap langsung mata lawan bicara, mereka merasa diperhatikan. Ini sangat penting selama proses interview berlangsung. Artinya fokus pada sesi wawancara dan pikiran tidak ke mana-mana. Mempertahankan eye contact pun menunjukkan kepercayaan diri. Tandanya siap untuk segala jenis pertanyaan dan akan dijawab dengan baik.

4. Gunakan Gesture

Interview akan berlangsung membosankan jika hanya tanya-jawab. Baik si pewawancara atau pun calon pegawai hanya duduk kaku di balik meja. Cairkan suasana dengan gerak tubuh saat menjawab. Sesuaikan gesture dengan kalimat yang diutarakan. Ini bermanfaat untuk dua hal. Pertama, membantu penekanan terhadap jawaban yang dimaksud. Kedua, menunjukkan keterbukaan dan kenyamanan diri dalam segala kondisi.

5. Tidak Memberikan Jawaban Yang Berbelit-belit

Memang bagus memberikan jawaban disertai dengan penjelasan atau alasan-alasan. Hal tersebut mencerminkan betapa banyaknya pengetahuan yang dimiliki. Namun, jika terlalu luas penjelasannya atau berbelit-belit malah meninggalkan kesan yang buruk. Jawaban seperti itu dinilai tidak bisa to the point dan pola pikirnya rumit. Padahal HRD lebih suka pernyataan yang singkat, padat, jelas, serta cukup beralasan.

Cara memberikan kesan pertama yang baik dalam hal ini dimulai dari mendengarkan. Cerna baik-baik apa pertanyaan si pewawancara serta maksud di balik pertanyaan itu. Jawab lah sesuai dengan kebutuhan. Jangan keluar konteks, apalagi melebar ke topik-topik lainnya.

Memang tidak mudah untuk meninggalkan kesan yang meyakinkan, apalagi di saat sedang gugup. Maka dari itu, perlu tahu cara memberikan kesan pertama yang baik supaya nama tetap diingat. Kalau berhasil meninggalkan kesan positif di mata HRD, peluang untuk lolos terbuka lebar. Bahkan tak sedikit justru posisi yang ditawarkan lebih tinggi dari yang didaftar sebelumnya. Kalau sudah begini tandanya mereka suka dan menaruh harapan lebih pada calon pegawai yang akan diterimanya.

 

BACA LAINNYA : Jalan-Jalan Puas di Thailand, Yuk Cobain!

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *